makalah sport massase
MAKALAH
“Sport
massase”

Disusun Oleh :
Nama : alif fatkhurahman
NIM : K5611007
Prodi : Penkepor / 4
JPOK FKIP
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
TAHUN 2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami curahkan kehadirat
Allah Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya kepada penulis sehingga dapat
menyelesaikan makalah Sport Massase ini dengan baik. Sport massage
memang penting bagi semua orang khususnya olahragawan. Pelaksanaan massage seluruh
tubuh diberikan pada setiap bagian tubuh. Urutan pelaksanaannya dapat dilakukan
dengan beberapa cara, tergantung dari bagian tubuh mana yang perlu mendapat
massage.
Untuk itu pada kesempatan ini
penulis menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
Bapak dan Ibu selaku dosen pembimbing mata kuliah Massase Olahraga
Kami menyadari bahwa buku ini
mungkin jauh dari sempurna, tapi paling tidak penulis telah berusaha semaksimal
mungkin untuk memberikan yang terbaik. Untuk itu, saran dan kritik sangat kami
harapkan.
Akhir kata, semoga makalah ini
bermanfaat bagi pembaca terutama mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan. Amin.
surakarta, 9 April 2013
Penulis
Alif
fatkhurahman
K5611007
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Sejak zaman purba manusia telah
mengenal massage dengan berbagai macam ragam bentuk dan cara penggunaanya. Hal
ini dapat diketahui dari peninggalan-peninggalan mereka yang berupa
tulisan-tulisan atau benda-benda relief yang masih ada hingga saat ini.
Pengetahuan tentang massage tidak
tercipta dari satu atau beberapa zaman atau hasil ciptaan beberapa orang,
tetapi adalah hasil dari pengalaman pemikiran dan penelitian orang zaman ke
zaman.
Pijatan atau yang lebih dikenal
dengan massase ini memiliki beberapa jenis diantaranya massase untuk umum atau
yang biasa kita lakukan, massase kecantikan yang biasanya ada di salon-salon
kecantikan yang gunanya untuk merawat bagian tubuh agar terlihat lebih cantik
dengan pijatan, dan yang kita bahas sekarang adalah massase olahraga (sport
massase) yang biasa dilakukan pada atltit atau olahragawan.
Massase olahraga ini
sebenarnya diperuntukkan bagi orang-orang sehat. Sport Massage umumnya
dilakukan sebelum, pada saat, dan setelah berolah raga, atau kapan pun dimana
anda mengalami kelelahan otot.
Pemijatan justru tak boleh langsung dilakukan setelah anda mengalami cidera yang serius. “Lakukan tindakan RICE – Rest (istirahat), Ice (kompres dengan es), Compress (Penekanan) dan Elevation (Peninggian). Bagian yang cidera tak boleh dipijat setidaknya selama 2 x 24 jam,”
Pemijatan justru tak boleh langsung dilakukan setelah anda mengalami cidera yang serius. “Lakukan tindakan RICE – Rest (istirahat), Ice (kompres dengan es), Compress (Penekanan) dan Elevation (Peninggian). Bagian yang cidera tak boleh dipijat setidaknya selama 2 x 24 jam,”
. Pijat jenis ini dilakukan terutama
di bagian tubuh yang banyak bekerja dengan mempergunakan manipulasi pijatan shaking,
tapotement, petressage, friction dan stretching. Massage bagi atlet
dilakukan di antara pertandingan dengan tindakan yang diberikan saat istirahat
di kamar ganti pakaian atau di bangku istirahat. Fokus pijatan adalah tungkai
atas, tungkai bawah, bahu dan tangan kiri kanan.
1.2 Rumusan Masalah
- Bagaimana sejarah perkembangan
sport massage?
- Apa pengertian dan tujuan
massage dan sport massage?
- Apakah factor-faktor yang
mempengaruhi pelaksanaan?
- Bagaimana perlengkapan dan
pengaturan ruang massage?
- Apa saja hal-hal yang harus
dimiliki sport masseur?
- Apa saja manipulasi massage dan
tujuannya?
1.3 Tujuan
- Mengetahui sejarah perkembangan
sport massage.
- Mengetahui pengertian dan
tujuan massage dan sport massage.
- Mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi pelaksanaan.
- Mengetahui perlengkapan dan
pengaturan ruang massage.
- Mengetahui hal-hal yang harus
dimiliki sport masseur.
- Mengetahui manipulasi massage
dan tujuannya.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1
Sejarah perkembangan sport massage.
Sejak zaman purba manusia telah
mengenal massage dengan berbagai macam ragam bentuk dan cara penggunaanya. Hal
ini dapat diketahui dari peninggalan-peninggalan mereka yang berupa
tulisan-tulisan atau benda-benda relief yang masih ada hingga saat ini.
Pengetahuan tentang massage tidak
tercipta dari satu atau beberapa zaman atau hasil ciptaan beberapa orang, tetapi
adalah hasil dari pengalaman pemikiran dan penelitian orang zaman ke zaman.
Bangsa Indonesia pun sudah berabad-abad mengenal massage sebagai suatu cara
pengobatan tradisional, yang dalam sehari-hari disebut pijat atau lutut.
Sport massage tercipta seiring
dengan perkembangan pengetahuan massage dan olahraga, dari zaman satu ke zaman
yang lainnya. Dan sebagaimana kita ketahui bahwa pengetahuan massage itu
sendiri adalah dari pengetahuan physiotherapy.
Secara kronologis, dari hasil
penemuan para ahli yang dapat dikumpulkan tentang sejarah perkembangan sport
massage, terdapat pokok-pokok garis besar seperti uraian di bawah ini:
Bangsa
Cina Purba
Dari buku-buku yang dianggap suci
oleh bangsa Cina purba diantaranya buku KONG FU (kira-kira 3000 th SM), terdapat
tulisan-tulisan yang menyatakan bahwa bangsa Cina purba pernah melakukan
massage dan senam sebagai cara untuk pengobatan (Heilgymnas).
Bangsa
India
Sebuah buku peninggalan bangsa India
“ Veda” (kira-kira th 1800 SM) dari salah satu bab yang berjudul Ayur, terdapat
ulasan panjang lebar tentang kesehatan, massage dan senam penyembuhan. Di
antaranya terdapat sebuah kalimat yang berbunyi : Bangun pagi-pagi, cuci
mulut,menggosok seluruh tubuh kemudian melakukan senam pagi.
Bangsa
Mesir dan Persia purba
Dari peninggalan-peninggalan
benda-benda relief bangsa Mesir maupun bangsa Persia purba dapat disimpulkan
bahwa mereka telah mengenal massage. Untuk merawat kulit, bangsa Mesir purba
menggosok tubuhnya dengan lumpur yang berasal dari sungai nil dan
kemudian berjemur dalam terik matahari.
Komentar
Posting Komentar