Konsentrasi, Agresivitas dan Motivasi dalam psikologi olahraga

KONSENTRASI

Konsentrasi merupakan pemusatan pemikiran dan perhatian terhadap sesuatu yang akan dan sedang dilaksanakan/diusahakan.

Perhatian merupakan banyak sedikitnya kesadaran  untuk melakukan sesuatu

Konsentrasi dibedakan menjadi 2: intensitas dan luasnya

Intensitas : intensif dan tidak intensif

Luasnya : konsentrasi konsentrativ dan konsentrasi distributif

Contohnya :
Jika konsentrasi pada 1 titik, maka melakukan konsentrasi dengan intensitas yang intensif dan luasnya konsentrasi konsentrativ. Sedangkan apabila konsentrasi saat bertanding memikirkan banyak hal, berarti konsentrasinya dengan intensitas yang tidak intensif dan luas konsentrasinya distributif.

Yang bisa mengganggu konsentrasi :

1.       lingkungan keluarga
2.       lingkungan kerja / sekolah
3.       lingkungan olahraga

suppporter : masa yang berpihak pada satu kubu yang didukung.

Frustasi : merupakan perasaan gagal untuk mencapai sesuatu yang diinginkan yang sifatnya berkepanjangan. Disebabkan karena benar – benar tidak bisa keluar dari suatu tekanan.

Macam – macam akibatnya : temporer dan berkepanjangan. Dikatakan temporer apabila frustasi hanya terjadi sebelum bertanding, di 1 pertandingan yang sedang di jalani atau setelah 1 laga yang telah dijalani. Sedangkan dikatakan berkepanjangan apabila terjadi secara terus menerus. Sebagai contoh apabila seorang atlet mengalami kekalahan secara terus menerus dan tidak bisa keluar dari tekanan mental yang disebabkan karena kekalahan terus menerusnya itu.

AGRESIVITAS

Agresivitas adalah merupakan sifat. Bersifat menyerang. Pada umumnya muncul karena adanya perasaan frustasi namun ada yang bukan karena frustasi. Agresivitas bisa bersivat positif maupun negatif. Karena frustasi disertai rasa marah dan ingin melukai lawan. Sedangkan yg bukan karena frustasi bisa karena meniru, tujuan memenangkan pertandingan sesuai aturan (intrumental aggresion), agresif karena perintah (sesuai aturan),karena pengaruh kelompok (meras terpacu semangat karena ada dukungan dari sporter atau ada yang memulai suatu tindakan/ikut – ikutan)

MOTIVASI

Motivasi merupakan Seluruh proses dari adanya kebutuhan yang minimbulkan dorongan untuk dilakakukannya tindakan yang untuk memenuhi kebutuhan / tujuan.

Manusia mempunyai 2 motif sesuai dengan kebutuhan sebagai manusia, dalam (motif biologis) dan luar (motif sosial).

Motif biologis : kebutuhan bertahan hidup. Dalam olahraga prestasi merupakan harga diri. Sifatnya ajeg, stabil, konsisten.


Motif sosial : berhubungan dengan kebutuhan sosial misalnya, karena uang, hadiah pekerjaan daan lainnya. Sifatnya mengharapkan sesuatu dari upaya yang telah dilakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara kerja paru - paru manusia:

Program Latihan Magang Cabor “Tae Kwon Do” Penkepor UNS 2011

panduan perwasitan bulu tangkis